Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua memberikan ruang
khusus bagi warga jemaat untuk mengekspresikan iman mereka melalui ibadah
kontekstual. Setiap bulan, pada minggu keempat, warga jemaat diimbau untuk
melaksanakan ibadah dengan nuansa budaya dan kearifan lokal sesuai dengan
identitas masing-masing jemaat.
Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian GKI terhadap pelestarian budaya Papua, baik dalam ranah keagamaan maupun dalam kehidupan sosial masyarakat. Melalui ibadah kontekstual, budaya tidak hanya dipertahankan sebagai warisan leluhur, tetapi juga dihidupkan dan dimaknai kembali dalam terang Injil.
Di Tanah Papua, budaya memiliki posisi yang sangat penting,
karena budaya adalah identitas, jati diri, dan kekuatan yang mempersatukan
masyarakat. Dengan memasukkan unsur budaya ke dalam ibadah, GKI membantu warga
jemaat untuk:
menghargai dan menjaga kekayaan budaya lokal,menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas Papua,

0 Comments
Tinggalkan Komentar di sini