Advertisement

Responsive Advertisement

Renungan Rabu, 7 Januari 2026

 

Rabu, 7  Januari 2026

Injil: Markus 6:34–44 / Matius 14:13–21

 

Dalam Injil hari ini, Yesus melihat orang banyak yang mengikuti-Nya. Mereka lapar dan lelah, dan Yesus tergerak oleh belas kasih. Di tengah keterbatasan—hanya lima roti dan dua ikan—Yesus tidak menyuruh mereka pergi, tetapi justru berkata kepada para murid:

“Kamu harus memberi mereka makan.”

Perintah ini terdengar mustahil secara manusiawi. Namun Yesus mengajarkan bahwa kelimpahan Allah lahir dari iman dan ketaatan, bukan dari perhitungan semata. Ketika apa yang sedikit diserahkan kepada Tuhan dengan hati bersyukur, Tuhan sanggup mengubahnya menjadi berkat yang cukup, bahkan berlimpah.

Mukjizat ini bukan hanya tentang makanan jasmani, tetapi tentang cara hidup sebagai murid Kristus:

percaya kepada penyelenggaraan Allah,mau berbagi meski merasa kurang,dan berani terlibat dalam kebutuhan sesama.

 Yesus tidak melakukan mukjizat itu sendirian. Ia melibatkan para murid untuk membagikan roti. Artinya, kita dipanggil menjadi alat kasih Tuhan di dunia—memberi waktu, perhatian, tenaga, dan kasih, bukan hanya materi.

 Pesan Utama untuk Hidup Sehari-hari

 Mengandalkan Tuhan: Tuhan bekerja melalui apa yang kita serahkan dengan iman.

 Belas kasih nyata: Iman sejati terlihat dalam kepedulian pada sesama.

 Berbagi dari yang ada: Memberi tidak menunggu kita berkelimpahan.

 Hidup dalam terang Kristus: Dengan hati yang bertobat dan percaya pada Injil.

Post a Comment

0 Comments