Advertisement

Responsive Advertisement

Tetap Setia Saat Iman Diuji


Jemaat GKI Paulus Soroan melaksanakan Ibadah Minggu Sengsara V pada Minggu, 15 Maret 2026. Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt. Seprianus Assem,S.Si,Teol Ketua Klasis Aifat. Firman Tuhan yang menjadi dasar khotbah diambil dari Injil Markus 14:26–31.

Dalam khotbahnya, Pdt. Seprianus Assem mengajak jemaat merenungkan peristiwa ketika Yesus Kristus dan para murid berjalan menuju Bukit Zaitun setelah makan Paskah dan menyanyikan pujian bersama. Di tengah perjalanan itu, Yesus menyampaikan bahwa para murid akan tersandung dan meninggalkan Dia.

Pesan ini sempat mendapat tanggapan dari Petrus, yang dengan penuh keyakinan menyatakan bahwa ia tidak akan meninggalkan Yesus, bahkan siap mati bersama-Nya. Namun Yesus menjelaskan bahwa sebelum ayam berkokok dua kali, Petrus akan menyangkal Dia tiga kali.
 Melalui kisah ini, jemaat diajak memahami bahwa sering kali manusia memiliki niat dan janji untuk setia kepada Tuhan, tetapi dalam kenyataannya manusia dapat mengalami kelemahan dan kegagalan. Meskipun demikian, Yesus tetap berjalan bersama para murid-Nya, walaupun Ia telah mengetahui bahwa mereka akan meninggalkan-Nya.

Dalam refleksi khotbah tersebut ditegaskan bahwa kasih dan kesetiaan Tuhan tidak bergantung pada kekuatan manusia. Tuhan tetap mengasihi dan menerima manusia, bahkan ketika manusia berada dalam kelemahan.
Ibadah Minggu Sengsara V ini menjadi pengingat bagi jemaat bahwa dalam perjalanan iman, kegagalan bukanlah akhir. Tuhan tetap setia dan terus berjalan bersama umat-Nya, baik ketika iman kuat maupun ketika iman sedang lemah.
Ibadah berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momen perenungan bagi jemaat dalam memasuki masa sengsara menjelang perayaan Paskah.

 

Amin. 🙏


Post a Comment

0 Comments