Advertisement

Responsive Advertisement

Yayasan Mutiara Hitam Papua dan Klasis GKI Sorong Resmikan Kerja Sama Pembukaan Black Pearl English Course (BPEC) Sorong

Sorong, 21 Januari 2026 — Yayasan Mutiara Hitam Papua kembali mengambil langkah strategis dalam pengembangan kapasitas generasi muda Papua melalui penandatanganan kerja sama dengan Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Sorong. Kerja sama ini bertujuan membuka Black Pearl English Course (BPEC) Sorong, sebuah program kursus Bahasa Inggris yang terjangkau dan berkualitas bagi anak-anak serta pemuda-pemudi di wilayah pelayanan Klasis GKI Sorong.

 

Pertemuan resmi kerja sama tersebut berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Kantor Klasis GKI Sorong. Hadir dalam pertemuan ini Direktur Yayasan Mutiara Hitam Papua, Fred Bundah, bersama perwakilan Black Pearl Network Australia, Arthur Ross Gobby. Dari pihak Klasis GKI Sorong, hadir Ketua Klasis, Pdt. Jeane Fonataba Haurissa, S.Th., M.Si.

Dalam sambutannya, Fred Bundah menyampaikan bahwa pendirian BPEC Sorong bertujuan memberikan akses pembelajaran Bahasa Inggris yang inklusif dan terjangkau bagi generasi muda Papua. Menurutnya, Sorong memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang pariwisata di Tanah Papua, sehingga penguasaan Bahasa Inggris menjadi keterampilan penting bagi anak-anak muda untuk berperan aktif dalam sektor pariwisata dan pelayanan internasional.

“Generasi muda Papua perlu dipersiapkan dengan kemampuan Bahasa Inggris yang memadai agar mampu bersaing dan mengambil peran dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor pariwisata,” ujar Fred. Ia menambahkan bahwa BPEC Sorong merupakan center ke-15 yang dikembangkan Yayasan Mutiara Hitam Papua, melanjutkan keberhasilan pengelolaan 14 center sebelumnya di berbagai wilayah Papua.

Selain mendukung pengembangan sektor pariwisata, BPEC Sorong juga dirancang untuk membantu generasi muda Papua meningkatkan daya saing dalam memperoleh berbagai peluang beasiswa, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Ketua Klasis GKI Sorong, Pdt. Jeane Fonataba Haurissa, menyambut positif dan menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa Klasis GKI Sorong akan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat klasis dan jemaat untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan program tersebut.

“Kami melihat program ini sebagai peluang emas bagi anak-anak dan pemuda-pemudi di wilayah pelayanan GKI Sorong untuk mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris mereka sebagai bekal masa depan,” tegasnya.

Tidak hanya terbatas pada program BPEC, kerja sama antara Yayasan Mutiara Hitam Papua dan Klasis GKI Sorong juga mencakup pengembangan Black Pearl English Academy di Sorong, pelaksanaan pelatihan bisnis dan kewirausahaan, serta mendorong partisipasi generasi muda Papua dalam program Working Holiday Visa (WHV) ke Australia.

Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun masa depan generasi muda Papua yang lebih cerah melalui pendidikan, peningkatan keterampilan, dan pemberdayaan yang berkelanjutan.

Post a Comment

0 Comments