Advertisement

Responsive Advertisement

Yayasan Mutiara Hitam Papua dan Klasis GKI Port Numbay Evaluasi Program Pendidikan Bahasa Inggris


Jayapura, 23 Januari 2026 — Yayasan Mutiara Hitam Papua (YMHP) bersama Klasis GKI Port Numbay menggelar rapat evaluasi Program Pendidikan Bahasa Inggris BPEC Port Numbay yang telah berjalan selama kurang lebih dua tahun. Rapat berlangsung di Kantor Sementara Klasis GKI Port Numbay dan dihadiri oleh perwakilan dari kedua lembaga.

Rapat evaluasi ini bertujuan untuk meninjau capaian program sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kursus Bahasa Inggris yang menyasar peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga masyarakat umum.

Dalam evaluasi tersebut, teridentifikasi dua tantangan utama, yakni jumlah peserta yang masih terbatas serta kondisi sarana dan tempat pembelajaran yang belum memadai. Menanggapi hal ini, Klasis GKI Port Numbay menyatakan komitmennya untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dengan jemaat-jemaat di wilayah pelayanan guna meningkatkan partisipasi dan dukungan terhadap program pendidikan ini.

Direktur Yayasan Mutiara Hitam Papua, Fred Bundah, dalam penyampaiannya menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas generasi muda Papua dalam menghadapi persaingan global.
“Jayapura merupakan pusat kota dengan perkembangan yang sangat pesat dibandingkan kota-kota lain di Papua. Oleh karena itu, sangat penting mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing secara global melalui peningkatan kemampuan berbahasa Inggris,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Klasis GKI Port Numbay, Pnt. Rasmus Datje Siahaya, SH., MM., menegaskan komitmen Klasis dalam mendukung keberlanjutan program tersebut.
“Sesuai dengan tema pelayanan GKI Sinode Tahun 2026 tentang Kepedulian, Klasis GKI Port Numbay tetap mendukung program ini. Meskipun masih terdapat berbagai keterbatasan dalam pelaksanaannya, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program Kursus Bahasa Inggris di wilayah pelayanan Klasis GKI Port Numbay,” tegasnya.

Rapat evaluasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga gereja dan yayasan pendidikan, sebagai upaya bersama dalam membangun generasi Papua yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat global.

 

Post a Comment

0 Comments